Sabtu, 30 Maret 2019

TUGAS ILMU ALAMIAH DASAR


MAKALAH
ILMU ALAMIAH DASAR
“PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA”


Disusun Oleh :
Ruminta Indah Angelita
I1B118045


Dosen Pengampu :
Minarni, S.Pd., M.Si


PRODI SASTRA INDONESIA
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS JAMBI
2019



A.    SIFAT UNIK MANUSIA
Manusia sebagai makhluk hidup  memiliki kemiripan baik secara morfologis maupun anatomis termasuk mekanisme organis yang secara signifikan memiliki kesamaan proses biologis. Tetapi dibanding makhluk lainnya, manusia memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh makhluk lainnya, seperti rasa ingin tahu yang mengalami perkembangan yang signifikan yaitu apa yang disebut dengan daya pikir. Begitu juga, rohani manusia yang sangat kuat dengan daya pikir nya dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan kedua alat itu, manusia dapat menguasai dan mengungguli makhluk lain.
Manusia sebagai makhluk hidup mempunyai ciri – ciri :
1.     Memiliki organ tubuh yang kompleks dan sangat khusus terutama otaknya
2.     Mengadakan pertukaran zat, yakni adanya zat yang masuk dan keluar
3.     Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar
4.     Memiliki potensi berkembang biak
5.     Tumbuh dan berkembang
6.     Berinteraksi dengan lingkungan
7.     Bergerak, dan
8.     Mati
Kesimpulannya, manusia bila dibandingkan dengan makhluk lainnya seperti hewan, maka tubuh manusa yang lebih lemah. Tetapi, rohaninya yaitu daya pikir dan kemauannya sangat kuat sehingga dapat mengendalikan tubuh jasmaninya.

B.    RASA INGIN TAHU
Manusia sebagai makhluk berpikir diberikan hasrat ingin tahu, tentang benda dan peristiwa yang terjadi disekitarnya termasuk juga ingin tahu tentang dirinya sendiri. Rasa ingin tahu ini mendorong manusia untuk memahami dan memecahkan masalah yang dihadapi dengan menggunakan pengetahuan yang didapatnya.
Pengetahuan yang terkumpul semakin banyak, disebabkan karena rasa ingin tahu dari manusia semakin berkembang, juga dengan daya pikirnya. Rasa ingin tahu manusia tidak pernah terpuaskan. Apabila suatu masalah dapat dipecahkan, pasti akan timbul masalah baru yang menunggu pemecahannya. Kegiatan manusia ini kadang – kadang kurang serasi dengan tujuannya sehingga dapat menghasilkan pemecahan. Tetapi kegagalan biasanya tidak menimbulkan rasa putus asa, bahkan seringkali justru membangkitkan semangat yang lebih menyala – nyala untuk memecahkan persoalan. Dengan semangat yang semakin menyala – nyala ini diadakanlah kegiatan – kegiatan lain yang dianggap lebih serasi dan dapat diharapkan akan menghasilkan penyelesaian yang memuaskan. Kegiatan untuk mencari pemecahan dapat berupa :
1.     Penyelidikan langsung
2.     Penggalian hasil – hasil penyelidikan yang sudah pernah diperoleh orang lain
3.     Kerjasama dengan penyelidikan – penyelidikan lain yang juga sedang memecahkan masalah yang sama atau yang sejenisnya.
Jadi, rasa ingin tahu manusia pada tiap saat belum tentu sama kuat, demikian pula kelompok fenomen yang menimbulkan rasa ingin tahu biasanya berbeda – beda dan dapat berubah – ubah menurut keadaan. Karena, tidak mungkin setiap individu mempunyai rasa ingin tahu yang sama terhadap segala fenomena yang terjadi.

C.    PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA
1.     Perkembangan alam pikiran manusia sejak zaman purba hingga dewasa ini.
Sejak zaman Purba untuk memecahkan setaip masalah yang timbul, mereka mencoba membuat jawaban sendiri. Dengan demikian daya pikir manusia Purba ini mulai berkembang. Perkembangan ini berlangsung terus sampai sekarang dan akan berlanjut dimasa mendatang.
2.     Perkembangan alam pikiran manusia sejak dilahirkan sampai akhir hayarnya.
Perkembangan alam pikiran manusia juga dapat ditelusuri sejak manusia itu lahir hingga dewasa dan tua. Perkembangan alam pikiran dapat juga disebabkan oleh rangsangan dari luar,  tanpa dorongandari dalam yang berupa rasa ingin tahu. Sebab ekstern semacm itu memang dapat menimbulkan perkembangan alam pikiran manusia, tetapi hasil itu biasanya tidak mendalam dan tidak tahan lama. Tidak seperti perkembangan yang disebabkan oleh rasa ingin tahu. Jadi, alam pikiran manusia berkembang terutama karena ada dorongan dari dalam , yaitu rasa ingin tahu.

D.    MITOS, PENALARAN, DAN BERBAGAI CARA MEMPEROLEH PENGETAHUAN
Pengetahuan – pengetahuan baru yang bermunculan dan kepercayaan itu kita sebut dengan “mitos”. Adapun cerita yang berdasarkan atas mitos ini disebut “legenda”. Mitos ini timbul disebabkan antara lain karena keterbatasan alat indra manusia, misalnya :
1.     Alat Penglihatan
Banyak benda – benda yang bergerak begitu cepat sehingga tak tampak jelas oleh mata. Mata tak dapat membedakan 10 gambar yang berbeda satu dengan yang lainnya dalam satu detik. Jika ukuran partikel terlalu kecil, demikian juga jika benda yang dilihat terlalu jauh, maka mata tak mampu melihatnya.
2.     Alat Pendengaran
Pendengaran manusia terbatas pada getaran yang mempunyai frekuensi dari 30 sampai 30.000 perdetik. Getaran dibawah 30 atau diatas 30 perdetik tak terdengar.
3.     Alat Penciuman dan Pengecap
Bau dan rasa tidak dapat memastikan benda yang dikecap maupun diciumnya. Manusia hanya bisa membedakan 4 jenis rasa yaitu rasa manis, asin, asam, dan pahit. Bau seperti parfum dan bau lainnya bila konsentrasinya diudara lebih dari sepersepuluh juta bagian masih dapat dikenal oleh hidung. Melalui bau, manusia dapat membedakan satu benda dengan benda yang lain, namun tidak semua orang bisa melakukannya.
4.     Alat Perasa
Alat perasa pada kulit manusia dapat membedakan panas dingin namun sangat relatif, sehingga tidak bisa dipakai sebagai alat observasi yang tepat.
Alat – alat indra tersebut diatas sangat berbeda – beda diantara manusia, ada yang tajam penglihatannya ada yang tidak. Demikian juga ada yang tajam penciumannya ada yang lemah. Akibat dari keterbatasan alat indra kita maka mungkin timbul salah informasi, salah tafsir dan mungkin salah pemikiran. Untuk meningkatkan ketetapan alat indra tersebut dapat juga dilatih namun tetap sangat terbatas. Usaha – usaha lain adalah penciptaan alat, meskipun alat yang diciptakan ini masih mengalami kesalahan. Pengulangan pengamatan tersebut.
Jadi, mitos itu dapat diterima oleh masyarakat pada masa itu karena :
1.     Keterbatasan pengetahuan yang disebabkan karena keterbatasan pengindraan baik langsung maupun dengan alat
2.     Keterbatasan penularan manusia pada masa itu
3.     Hasrat ingin tahunya terpenuhi


SUMBER REFERENSI
Buku :
1.     Bakar, Abu; Fuldiarahman. 2010. Ilmu Alamiah Dasar. Jambi : FKIP Universitas Jambi.
2.     Jasin, Maskoeri, 2016. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta : PT. RajaGrafindo Persada.


CATATAN :
Dengan adanya pembelajaran Ilmu Alamiah Dasar dapat menambahkan wawasan untuk kita, termasuk juga dengan materi tentang perkembangan alam pikiran manusia. Kita dapat mengetahui bagaimana sifat unik manusia, kemudian apa yang dimaksud dengan sifat rasa ingin tahu itu, dan juga dapat mempelajari tentang mitos yang sering disebut oleh masyarakat sekitar kita. Karena, semakin berkembangnya daya pikir manusia semakin banyak juga pengetahuan yang didapatkannya.
Dalam mempelajari Ilmu Alamiah Dasar ini juga dapat membantu kita untuk lebih aktif dalam suatu diskusi maupun membantu kita lebih percaya diri untuk mengungkapkan sebuah pendapat. Serta dapat membantu kita mengembangkan tingkat pembelajaran kita yang biasanya diambil dari studi kasus yang didapatkannya.

35 komentar:

  1. Sangat membantu saya untuk mengisi soal. Terimakasih

    BalasHapus
  2. Terima kasih. Sangat membantu saya belajar :)

    BalasHapus
  3. sangat membantuuu dan bermanfaat sekali isinyaaa

    BalasHapus
  4. Bagus...semoga lebih rajin lagi menulisnya

    BalasHapus
  5. Jelas dan mudah dimengerti. Terimakasih!

    BalasHapus
  6. Makasih kak
    Bermanfaatt sangat.....

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Terimakasih kak, sangat membantu. Sukses terus!

    BalasHapus
  9. Thanks untuk tambahan informasi dan edukasinya.

    BalasHapus
  10. Menambah wawasan dan pengetahuan,thanks

    BalasHapus
  11. Wah, aku baru tau tentang uniknya pikiran manusia, ini sangat membantu.

    BalasHapus